Jumat, 26 Juli 2013

Mengenal Founding Parents FKT Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1)

         

                Menyambut dies natalies emas 50 tahun FKT UGM tahun 2013 ini, ada sedikit catatan yang kami buat untuk mengingat siapa sebenarnya sosok luar biasa di FKT UGM yang dihormati hingga sekarang.
             Prof. Ir. Soedarwono, beliau sang perintis, pendiri dan pendidik tidak hanya milik FKT UGM tetapi adalah milik nasional.
        Perintis, pendiri dan pendidik, tiga kalimat yang paling pas untuk almarhum Profesor Ir. Soedarwono. Beliau lahir di Surakarta, 6 Desember 1924. Masa kecil mulai dari HIS sampai masa SMP di Solo. Kemudian memasuki masa SMA beliau pindah ke Yogyakarta tepatnya ia sekolah di SMA III Yogyakarta hingga lulus. Beliau lalu melanjutkan pendidikan ke SKMA Yogyakarta hingga lulus propadeus (tingkat I) di Fakultas Pertanian UGM. Tahun 1955 beliau lulus S1 Fakultas Pertanian UI Bogor.
         Sebelum memulai pengabdian sebagai staf dosen di FKT UGM. Prof. Ir. Soedarwono pernah menjadi pegawai jawatan kehutanan (Dept. Kehutanan saat itu). Namun karena kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan dan penelitian akhirnya beliau keluar sebagai pegawai Jawatan Kehutanan untuk menjadi staf pengajar di FKT UGM. Pada saat itu, penghasilan dan gaji sebagai dosen tidak sebaik kehidupan pada era sekarang. Jauh dari adanya kemewahan materi dan fasilitas memadai. Yang ada adalah perjuangan dan pengabdian untuk perkembangan ilmu pengetahuan.
      Prof. Ir Soedarwono diangkat menjadi guru besar pertama Fakultas Kehutanan UGm tahun 1976. Beliau mampu meletakkan dasar dasar ilmu kehutanan khususnya pada hukum silvikultur dan sosial kehutanan berjangka panjang. Beliau juga menjabat dekan pertama Fakultas Kehutanan UGM tahun 1963 setelah bagian kehutanan melepaskan diri dari Fakultas Pertanian UGM. Semasa menjadi dekan,aktivitas terus berkembang. Keinginannya untuk menjadikan mahasiswa kehutanan yang kreatif, aktif, inovatif dan tangguh di lapangan melalui karya penelitian dan pembuktian teori teori yang real dilaksanakan oleh beliau. Beliau ikut memprakarsai dan membantu proses restorasi lahan kritis di daerah Gunungkidul (sekarang disebut Wanagama) bersama Prof. Oemi Hani’in dimana beliau merupakan dosen dan koleganya di FKT UGM. 
       Prof. Ir. Soedarwono meninggal dunia hari jumat tanggal 29 Mei 1998. Begitu banyak pelajaran yang bias kita serap dari beliau, sang perintis, pendiri dan pendidik pada masa awal FKT UGM ini. Terima kasih Prof!

0 Comments :

 
;